PemDes Anggaswangi terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui penyuluhan dan implementasi penanganan pada balita berisiko tinggi stunting. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (12/10/2026) ini ditandai dengan pembentukan dan pelaksanaan Pos Gizi sebagai wadah pendampingan bagi 20 anak sasaran. Program tersebut dijalankan setiap Senin hingga Jumat setiap pekan dengan melibatkan kader Pengurus RDS (Rumah Desa Sehat). Melalui langkah ini, PemDes Anggaswangi mendorong penanganan yang lebih terarah guna mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak secara optimal.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ibu Eny Medianti selaku Ketua TP PKK kemudian dilanjutkan penyuluhan gizi yang disampaikan oleh Ibu Dana Wirani, ahli gizi dari Puskesmas Sukodono. Materi penyuluhan menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman mengenai pemenuhan kebutuhan gizi balita, khususnya bagi anak yang memiliki risiko tinggi mengalami stunting. Kegiatan ini turut didampingi oleh Ibu Thiesna Luzziantie dan Bapak Lilik Yuli selaku pendamping desa. Setelah sesi penyuluhan, acara dilanjutkan dengan pembagian makanan tambahan bagi balita sasaran sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi mereka. [12/10]
Pelaksanaan Pos Gizi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Desa Anggaswangi dalam memperkuat perhatian terhadap kesehatan anak sejak dini. Dengan kegiatan rutin setiap hari kerja, program ini diharapkan dapat mendukung pemantauan kebutuhan gizi balita sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya asupan bergizi dalam masa pertumbuhan. Kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan pendamping desa menjadi unsur penting dalam mendukung keberlangsungan program. Melalui pendampingan yang konsisten, Pos Gizi diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam menekan risiko stunting dan mewujudkan generasi Anggaswangi yang sehat serta berkualitas.

